0
Dikirim pada 05 Februari 2015 di Otomotif
Berita Otomotif, Masih ingat soal mandeknya suplai Honda Brio karena ada pengalihan jatah kapasitas produksi pabrik Honda Prospect Motor. Terjadi karena kedatangan keluarga baru, Honda Mobilio yang membludak pemesanannya.
 
Saat itu, konsumen peminat Honda Brio harus sedikit bersabar untuk bisa mendapatkan unitnya, karena jatah produksinya terpaksa dialihkan untuk digunakan memproduksi Honda Mobilio yang baru saja diluncurkan dengan banyak pesanan. Toyota Hilux Indonesia
 
Nah, membuka tahun 2015 ini, Honda juga punya satu jagoan baru, Honda HR-V. Lalu, akankah terjadi hal yang sama? Mobil Honda yang manakan kali ini yang akan kena gusur? Toyota Kijang Innova 2015
 
"Bisa terjadi perpindahan produksi seperti itu, tapi bukan berarti mengorbankan produk lain. Apalagi sekarang kita punya pabrik baru. Kalau demand HR-V makin banyak, ya kita speed up," jelas Direktur Marketing dan Aftersales Service Honda Prospect Motor Jonfis Fandy. Kia Picanto 2015
 
Sehingga, Jonfis mengaku masih enggan menyebut produk Honda yang mana yang bakal tergusur akibat membludaknya permintaan Honda HR-V. "Pokoknya semua masih mungkin. Kita lihat saja dulu dari sisi inden yang matang seberapa banyak? Kalau oke, kenapa tidak kita produksi," tutup Jonfis. Mobil Honda Terlaris
 
Kehadiran Honda HR-V disegmen kecil, crossover, boleh dibilang akan turut memanaskan persaingan. Sudah ada Nissan Juke, Mitsubishi Outlander Sport, juga Mazda MX-5, yang bukan lawan enteng. Kelebihan Honda Vario 150
 
Namun, perlahan tapi pasti, Honda HR-V mulai menggerogoti lawan-lawan dikelasnya. Pencapaian ini bisa dilihat dari hasil penjualan segmen crossover sepanjang tahun 2014 lalu sekitar 6.000 unit secara total.
 
"Sementara HR-V, baru saja diluncurkan pesanannya sudah mencapai 7.500an unit lah update terakhir. Sudah melewati jualan total tahun lalu disegmen ini. Jadi kita optimis bakal membesarkan pasar disegmen ini," ujar Direktur Marketing dan Afrersales Service Honda Prospect Motor, Jonfis Fandy.
 
Apalagi, lanjut Jonfis, ditengah kondisi pasar yang sedang stagnan. "otomatis kita ngambil ke kanan dan kiri, atas dan bawah. Kalau produknya bagus, market pasti akan bertambah. Dan segmen ini belum digarap serius," tutup Jonfis.
 
Sumber: otomotifnet

 



Dikirim pada 05 Februari 2015 di Otomotif
comments powered by Disqus


connect with ABATASA